3.1 Miracles of Sleeping: Sleep Deprivation

Kennith Bogan

Berapa lamakah pembaca tidur semalam?

Apakah pembaca peduli dengan jumlah jam tidur setiap malamnya?

Pendapat umum mengatakan bahwa tidur itu hanya buang2 waktu. Betul gak? Saya dulu juga percaya, semakin sedikit tidur semakin baik, semakin banyak yg bisa saya lakukan, semakin produktif hari2 saya. 

Pada saat kuliah dulu, saya dan teman2 satu kost terbiasa tidur di atas pukul 24 malam, bahkan jika lagi ada PR atau Laporan Praktikum sering sekali “melekan” alias begadang hingga dini hari pukul 2 atau 4 dini hari. Besoknya kalau ada kuliah atau praktikum, kami ya bangun pagi sekitar pukul 7 an begitu, sedikit ngantuk tapi ya biasa aja. Tidak ada masalah dan tidak ada juga yg mempermasalahkan. Rata2 kehidupan bermahasiswa rasanya mirip seperti yg saya alami.

Hingga saya mulai bekerja kebiasaan ini terbawa, hampir tidak pernah saya tidur di bawah pukul 23.00, namun jarang sekali juga saya bisa “mbangkong” alias bangun tidur bablas di atas

Read More

3.3 Miracles of Sleeping: Effects of Sleep Deprivation

Kennith Bogan

Apa akibat Slumber Deprivation?

Pada acara TEDEd Exhibit, tanggal 3 Juni 2019, Dr. Matt Walker, memberikan seminar dengan topik Sleeping is your superpower. Beliau membuka acara dengan kata2 sebagai berikut “I would like to get started with testicles….”… sontak penonton langsung tertawa… Kemudian beliau melanjutkan “adult men who Sleep 5 hrs a evening have substantially smaller testicles than these who Sleep 7 hrs or more…”.

Lanjutnya  lagi : “In addition, males who routinely Rest just four to 5 hours a night will have a level of testosterone which is that of a person 10 many years their senior. So deficiency of Rest will age a gentleman by a 10 years in terms of that significant element of wellness..”

Dr. Matt Walker adalah Professor of Neuroscience and Psychology di University of California, Berkeley, dan Founder and Director of the Center for Human Sleeping Science,

Read More