3.1 Miracles of Sleeping: Sleep Deprivation

Kennith Bogan

Berapa lamakah pembaca tidur semalam?

Apakah pembaca peduli dengan jumlah jam tidur setiap malamnya?

Pendapat umum mengatakan bahwa tidur itu hanya buang2 waktu. Betul gak? Saya dulu juga percaya, semakin sedikit tidur semakin baik, semakin banyak yg bisa saya lakukan, semakin produktif hari2 saya. 

Pada saat kuliah dulu, saya dan teman2 satu kost terbiasa tidur di atas pukul 24 malam, bahkan jika lagi ada PR atau Laporan Praktikum sering sekali “melekan” alias begadang hingga dini hari pukul 2 atau 4 dini hari. Besoknya kalau ada kuliah atau praktikum, kami ya bangun pagi sekitar pukul 7 an begitu, sedikit ngantuk tapi ya biasa aja. Tidak ada masalah dan tidak ada juga yg mempermasalahkan. Rata2 kehidupan bermahasiswa rasanya mirip seperti yg saya alami.

Hingga saya mulai bekerja kebiasaan ini terbawa, hampir tidak pernah saya tidur di bawah pukul 23.00, namun jarang sekali juga saya bisa “mbangkong” alias bangun tidur bablas di atas

Read More

3.2 Miracles of Sleeping: Sleep Cycle

Kennith Bogan

Apa yang terjadi selama kita tidur?

Pernahkah pembaca memikirkan apa sebenarnya yg terjadi pada saat kita tidur? Saya rasa tidak banyak orang yg pusing memikirkan apa yg terjadi pada tubuh kita pada saat itu. Peristiwa ini sedemikian alami dan rutin dan tidak ada yg aneh sehingga harus membuat kita memikirkan apa yg terjadi pada tubuh kita selama kita tidur, iya kan?

Namun ternyata, pada saat kita tidur setiap malamnya, kita mengalami 3 hingga 5 kali Slumber cycle atau siklus tidur, dimana setiap siklus tidur itu berlangsung kurang lebih 60 – 90 menit lamanya. Pada tiap siklus itu secara umum terjadi 2 kind tidur, yaitu REM dan Non-REM Rest, yg kemudian dibagi lagi dalam beberapa tahapan yg antara satu peneliti dengan lain agak sedikit berbeda di dalam mendetailkannya. 

REM kepanjangan dari Fast Eye Movement, dimana ketika kita sedang tidur, katanya bola mata kita bergerak2 ke kanan kiri atas bawah seakan2

Read More

3.3 Miracles of Sleeping: Effects of Sleep Deprivation

Kennith Bogan

Apa akibat Slumber Deprivation?

Pada acara TEDEd Exhibit, tanggal 3 Juni 2019, Dr. Matt Walker, memberikan seminar dengan topik Sleeping is your superpower. Beliau membuka acara dengan kata2 sebagai berikut “I would like to get started with testicles….”… sontak penonton langsung tertawa… Kemudian beliau melanjutkan “adult men who Sleep 5 hrs a evening have substantially smaller testicles than these who Sleep 7 hrs or more…”.

Lanjutnya  lagi : “In addition, males who routinely Rest just four to 5 hours a night will have a level of testosterone which is that of a person 10 many years their senior. So deficiency of Rest will age a gentleman by a 10 years in terms of that significant element of wellness..”

Dr. Matt Walker adalah Professor of Neuroscience and Psychology di University of California, Berkeley, dan Founder and Director of the Center for Human Sleeping Science,

Read More

3.4 Miracles of Sleeping: What make us Sleep?

Kennith Bogan

Apa yg membuat kita tidur?

Pertanyaan macam apa pula itu? Samaan nih pembaca, saya juga ketika membaca pertanyaan ini bergumam hal yg sama :). Tentu saja NGANTUK yg membuat kita tidur yaaaa… gak usah pinter2 :). Akan tetapi… ternyata ada proses yg kita perlu ketahui agar nanti di dalam menyelesaikan masalah tidur bisa lebih maknyoss solusinya :).

Ternyata banyak component yang berperan di dalam mempersiapkan butuh kita untuk sampai jatuh tertidur dan ketika bangun kembali. Kita, seperti yg pembaca juga sudah ketahui, memiliki “jam tubuh” atau “entire body clock” yg mengatur tubuh kita kapan harus bangun dan kapan tubuh sudah siap untuk tidur. Jam tubuh kita secara umum memiliki ritme 24 jam-an yg terus berulang, dikenal juga sebagai circadian rhythm.

Ada 2 proses yg saling berhubungan di dalam proses menuju kita tertidur ini: 

Pertama adalah tekanan untuk tidur yg terbentuk setiap jam kita terjaga / bangun. Hal

Read More

3.5 Miracles of Sleeping: How long and when should we sleep?

Kennith Bogan

Berapa lama dan kapan sebaiknya kita tidur?

Pertanyaan ini juga menjadi pertanyaan saya setelah saya mulai menyadari akan pentingnya tidur, akan tetapi tidak ada jawaban pasti kebutuhan tidur kita harus berapa jam. Namun secara umum dari yg saya investigate dikatakan antara 6 – 8 jam, atau rata2 ada yg mengatakan sekitar 7.5 jam. Jumlah jam tidur yg sedang saya coba untuk capai namun masih belum juga berhasil.

Jumlah jam tidur yg kita perlukan, seperti yg telah saya singgung di bagian sebelumnya, berubah dari mulai kita bayi, anak, remaja, dewasa hingga tua. Meskipun demikian Lembaga AASM (American Academy of Sleeping Drugs) mengeluarkan rekomendasi yg didukung oleh Lembaga AAP (American Academy of Pediatrics) berupa tabel sebagai berikut:

Jika kita perhatikan tabel di atas, tidak ada satupun rekomendasi jam tidur di bawah 7 jam, padahal jika saya perhatikan jam tidur saya dan anak2 saya, rata2 di bawah 7 jam,

Read More

3.6 Miracles of Sleeping: How do we know that we Sleep Deprived?

Kennith Bogan

Bagaimana kita tahu kalau kita kekurangan tidur (Rest Deprived?)

Kekurangan tidur / Sleeping deprivation / Sleeping deficiency mungkin mirip seperti worry ya? Kadang kita tidak merasakannya, hingga suatu ketika telat saat menyadarinya.

Saya, seperti yg telah saya uraikan berulang kali, tidak pernah menganggap tidur itu penting, bahkan saya pikir hanya kerjaan buang2 waktu saja. Dengan pola pikir seperti itu, tentu saya tidak pernah memperhatikan jam tidur saya, malah saya pikir semakin sedikit semakin bagus. 

Namun pertambahan usia tidak bisa menipu kita. Tubuh menjadi lebih sensitive terhadap hal2 yg membuat kita tidak fit. Kalau ketika muda, tubuh dipaksa untuk bekerja melampaui batas, dalam waktu singkat sudah bisa get well, sekarang tidak lagi. Oleh karena itu, kekurangan olahraga, ketidak aturan pola makan dan kekurangan tidur, bisa sangat terasa pengaruhnya terhadap kebugaran tubuh. 

Akan tetapi, tidak seperti olahraga dan food plan / pola makan yg relative lebih mudah diukur, pengukuran kekurangan tidur atau

Read More